RSS

Saat Merindu Rindu

Rindu. Terkadang kata ini diucapkan saat kita sudah lama tidak bertemu dengan orang terdekat. Misalkan orangtua, adik, kakak, teman dan pacar sekalipun. Biasanya rasa rindu ini dibarengi dengan rasa sesak yang ada di hati, rasa yang akan membuncah keluar dari dada dan harus segera di obati.

Menurutku, rasa rindu itu menyenangkan. Kita bisa tersenyum sampai menangis membayangkan orang yang kita rindukan. Kenangan-kenangan dulu bersamanya, berputar ulang seperti film di dalam pikiran. Ingin rasanya memeluknya dan membuang semua kesah kepadanya. Lalu kita tersenyum kepadanya dan dengan lembut sambil menangis di pelukannya mengatakan "aku merindukanmu, sungguh aku rindu padamu"

Rasa rindu adalah rasa yang paling kuat daripada rasa sayang bahkan rasa cinta. Apabila kita merindukan seseorang, itu tandanya kita menyayanginya dan merasa nyaman di dekatnya. Sehingga, aku selalu berharap untuk selamanya merindukan dia. Karena akan sangat hampa sekali hati ini apabila sudah menemukan titik dimana kita, khususnya aku tidak merindukan dia. Ini pertanda bahwa dia bukan orang spesial, lagi. Semoga aku selalu merindukan kamu ya, begitupun kamu.

Saking hebatnya rasa rindu, Sudjewo Tedjo mendefinisikan rindu yang tak terbatas. Puncaknya rindu. Rasa rindu yang sangat. Rasa rindu yang menumpuk. Rasa yang melebihi kata "rindu sekali". Nama rindu itu "Lala", aku lala padamu. Lala adalah bait syair, lalalala~ saking rindunya, rindu itu hanya bisa di senandungkan oleh syair. Tidak ada kata yang melebihi kata rindu, kangen, miss you atau sejenisnya. Maka dari itu, aku lala padamu.

Em rindu. Rasa yang paling kuat yang ada di dalam hati itu namanya rindu. Dorongan kuat ingin bertemu, namanya rindu. Tersenyum lega saat bertemu dengannya, namanya rindu. Sampai melakukan kegiatan yang sama seperti sebelumnya, namanya rindu. Ah rindu.

Tau lagu Dewa19? Iya Kangen.
"Semua kata rindumu semakin membuatku tak berdaya. Menahan rasa ingin jumpa. Percayalah padaku aku pun ingin kamu. Ku akan pulang. Melepas semua kerinduan yang terpendam"

Tapi sekarang, aku sedang merindu rindu. Aku rindu merindukan seseorang. Saking intens bertemu, aku sampai lupa bagaimana rasanya rindu. Aku benar-benar ingin merindukan dia. Ayo buat aku rindu, tapi bertemu denganmu setiap hari juga adalah anugrah. Namun aku ingin menyisipkan waktuku, walaupun sedikit, untuk merindukan kamu.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar